@nasib dan takdirmu
Nasib adalah takdir yang belum ditetapkan dan takdir adalah nasib yang sudah dipastikan. Nasib adalah apa pun keadaan yang kau harapkan terjadi sebagai takdir bagimu di kehidupan masa depan. Sedangkan takdir adalah keadaan yang harus kau terima dan jalani sebagai nasibmu saat ini, sebagaimana telah kau pilih dan tuliskan sendiri bagimu pada kehidupan terdahulu. Dengan demikian, sesungguhnya kau lah yang telah menetapkan takdir bagi dirimu sendiri. Aku hanyalah sutradara yang memastikan takdirmu itu berjalan sesuai skenario kehidupan yang telah kau tetapkan bagi dirimu. Maka AnakKu, berhati-hatilah mulai saat ini menetapkan takdir masa depanmu.
Kuingatkan bagimu Nak, meski tidak kau mengerti ataupun kau sadari, nasib dan takdir di kehidupan masa depanmu telah kau ciptakan melalui setiap pikiran, kata-kata, dan tindakanmu saat ini. Segala bentuk pikiran, ucapan, dan perbuatan keseharianmu menjadi doa yang akan tertulis sebagai rangkaian skenario bagi masa depanmu. Inilah kesempurnaan karma, hukum semesta dengan mana sadar atau tak sadar kau sedang menulis skenariomu itu. Dengan aksimu saat ini kau sedang menciptakan reaksi masa depan sebagai nasib dan takdirmu nanti. Camkanlah ini, anakKu.
Aku memang penguasa semesta raya yang berkuasa menentukan segala hal bagi semestaKu. Namun kau, sebagai bagian dari diriKu, tak lain adalah penguasa atas tubuh sebagai semesta kecilmu di dunia ini. Kaulah yang menentukan takdir kehidupanmu dalam tubuh yang kau pilih saat ini. Aku tidak mengendalikanmu untuk apa yang kau inginkan, namun Aku ada untuk memberimu tuntunan dalam memilih jalan mencapai apa yang kau inginkan.
Bahwa kau tidak berkuasa lagi mengubah takdirmu saat ini, tentu saja itu sebuah kepastian karena kuasa itu telah kau gunakan pada masa kehidupan sebelumnya. Kau telah mengetahui dan menetapkan takdirmu sebelum memilih tubuh dan peran dalam kehidupanmu saat ini. Denga begitu yang bisa kau lakukan saat ini hanya menjalaninya dengan keikhlasan. Namun demikian, kau masih punya kuasa untuk menentukan nasib dan takdir masa depanmu. Gunakanlah kuasamu itu dengan baik sebelum kau menyesali lagi pada kehidupan mendatang.
Jika nasib dan takdir ini masih membingungkanmu, baiklah akan Kutegaskan lagi perbedaan keduanya. Dalam kehidupan yang kau jalani ini, kau masih bisa berusaha keras untuk mengubah nasibmu saat ini agar menjadi lebih baik. Namun untuk takdirmu kini, seberapapun kerasnya usahamu kau tak akan mampu mengubahnya karena ia telah menjadi ketetapan hidup bagimu. Kau akan memahami prinsip sederhananya saat kau benar-benar menjalaninya. Setiap keadaan hidup yang berusaha untuk kau ubah dan kau berhasil mengubahnya, itulah nasibmu. Sedangkan untuk sesuatu yang berusaha kau ubah namun kau tidak berhasil juga untuk mengubah kenyataannya, itulah takdirmu.
Tuhan berkata "sesungguhnya kebaikan itu menghapus-menghilangkan keburukan -KESUKSkeburukan ,,Banyak manusia tdk percaya bahwa kebaikan itu membawa pelakunya kepada ESAN & KEBAHAGIAAN,,Jika anda sering/selalu melakukan KEBAIKAN, maka segala TANTANGAN, KESULITAN, MARABAHAYA/MUSIBAH akan berkurang atau hilang sama sekali & ini bergantung pd tingkat sering tidaknya mengerjakan KEBAIKAN itu atau memang anda PENCINTA Kebaikan itu sendiri,,Tuhan MAHA MELIHAT dan Ia tdk akan pernah MERUGIKAN hamba-Nya,,sekecil apa pun anda kerjakan KEBAIKAN itu sdh pasti Tuhan membalasnya dg MENGHAPUS-MENGHILANGKAN KEBURUKAN/KEJAHATAN itu baik yg sumbernya dari dalam diri maupun dari luar<alam & manusia serta makhluk lainnya>,,anda sudah pasti dalam kehidupan ini dimana saja berada menjadi TENANG atau muncul dari dalam jiwa RASA OPTIMIS & TEGAR menghadapi hidup ini tanpa WAS-WAS & RASA TAKUT sehingga apa pun yg dikerjakan akan SUKSES-MENANG,,selanjutnya dalam BERIKHTIAR itu untuk mencapai HARAPAN haruslah selalu diikuti DOA kepada-Nya dan BERSABAR ketika berhadapan dg KESULITAN/RINTANGAN karena ini adalah UJIAN utk mendapatkan GANJARAN-KEUNTUNGAN yg lebih BESAR lagi yg disediakan oleh Tuhan pada hamba-Nya dan ingat pula jangan SOMBONG/BANGGA bila MENUAI/BERHASIL karena tidak ada yg LANGGENG/KEKAL di dunia ini, tetaplah TAWADHU-RENDAH HATI karena Tuhan MENCINTAI sifat ini,

No comments:
Post a Comment