Friday, September 14, 2018

SEMUA ORANG PANTAS UNTUK MENDAPATKAN KEBAHAGIAAN




Bersyukur adalah sebuah perbuatan yang patut untuk kita lakukan, karena di dalam rasa bersyukur, kita menghargai dan menghormati Kebesaran Tuhan yang sudah diberikan pada masing-masing kita semua.

Bersyukur tidak mudah untuk dilakukan, karena penilaian yang bisa diberikan bukan dari perbuatan dan perkataan kita saja, tapi Tuhan bisa melihat dalam Hati Kita yang sesungguhnya. Segala cobaan hidup yang terus mengguncang keadaan kita, membuat kita tidak bisa memberikan rasa syukur yang sepenuhnya.

Ada sebuah cerita mengenai seorang bapak yang pekerjaan sehari-harinya adalah Tukang Becak, dan suatu hari, dia melihat seseorang yang melintas dengan mobil mewah dihadapannya dengan pakaian yang sangat rapi, dan dia adalah salah satu boss dari perusahaan yang ada di negeri kita ini. Kemudian bapak tukang becak ini berkhayal, “Andai Saya bisa hidup seperti orang yang didalam mobil itu, pasti Hidup ini terasa Sempurna”.

Disaat yang sama, Bapak yang didalam mobil tersebut pun dengan masalah-masalah yang dihadapinya dalam bisnis yang banyak sekali rintangan yang harus dihadapi, diapun melihat pada tukang becak yang sedang santai di kursi becaknya, dan berkata dalam hatinya, “Andai Saya bisa seperti bapak tukang becak itu, tanpa banyak masalah seperti yang Saya alami, pasti Saya bisa lebih menikmati hidup ini”.

Dari cerita diatas, Kita bisa mengambil hikmah bahwa, manusia hidup tidak pernah merasa puas dengan keadaan yang diterimanya. Sudah bergelimang harta dan kedudukan tinggi, tidak membuat mereka mensyukuri apa yang mereka dapatkan. Begitu juga bila hidup walau tidak berlimpah harta dan kedudukan, tapi memiliki kehidupan yang cukup dan harmonis.

Ada dua nasehat adalah:
Bila kita sukses dalam hidup, janganlah lupa untuk Bersyukur, dan
Bila kita gagal, harus Bersabar dan jangan selalu melihat keatas, tapi lihatlah dibawah kita yang masih banyak dan lebih menderita.
Coba renungkan dua nasehat di atas, apakah Anda sudah bersyukur hari ini ? dan apabila hal tersebut dilakukan, Anda pasti akan merasa lebih baik, bersyukur dan bersabar menerima tantangan hidup ini. Semoga tulisan ini, bisa mengingatkan Kita semua bahwa Tuhan selalu memiliki rancangan hidup yang terbaik untuk Kita, dan bukan rancangan kegagalan.

Kapan kita harus bersyukur?

Kita dapat mengawali hari kita dengan mengucap syukur atas hari yang baru, atas matahari yang dengan setia terbit tiap pagi. Kalaupun pagi itu hujan, tentunya tidak berkurang syukur kita. Tiba di kantor atau tujuan kita yang lain, kita bersyukur atas perlindunganNYA dalam perjalanan kita. Berjumpa dengan teman-teman, kita merasakan indahnya persahabatan.

Sering kita lupa, betapa beruntungnya kita mempunyai orang tua yang mengasihi kita, yang mencintai kita tanpa syarat, yang bekerja untuk memenuhi kebutuhan kita dan berusaha memberikan pendidikan terbaik untuk kita.. Kita mempunyai saudara-saudara yang memperhatikan; tempat berbagi cerita, suka dan duka. Juga ada guru/dosen yang telah membagikan ilmunya kepada kita.

Kalau kita sakit, kita bertanya kepada TUHAN, mengapa kita diberi penyakit? Sedangkan kalau sehat, kita jarang mensyukurinya. Bersyukurlah kepada TUHAN karena organ-organ dalam tubuh kita bekerja dengan baik tanpa kita perintah. Panca indera kita membantu kita untuk melihat, merasakan, mendengar dan mencium indahnya ciptaan TUHAN (yang hanya kadang-kadang kita syukuri).


Tak ada hidup yang sempurna. Selalu bersyukur memang terkadang tidak membuat bagian hidup kita otomatis sempurna, tapi akan membuat hidup kita senantiasa bahagia.



Bahagia itu sederhana, bahagia itu bersyukur dengan  apa yg dimiliki saat ini, bahagia itu ada diantara kalian..


Beberapa arti contoh mendapakan kebahagiaan

1.Sadarilah jika kita sudah ada di lingkaran kebahagiaan!

Dengan melihat sekeliling, apapun yang dipunyai wanita sebagai seorang istri dimana melahirkan anak-anak sehat dan suami penyayang, atau paling tidak dalam kehidupan kita lebih baik dari orang-orang yang tak beruntung, dirundung masalah berat atau dalam situasi musibah yang beruntung. Sadarilah, maka kita akan bahagia!

2.Hentikan perasaan missing style syndrome

Sebuah sindrom dimana setitik keburukan mengaburkan semua kebaikan yang kita miliki. Perasaan negatif seperti ini bisa dihilangkan dengan setahap demi setahap jika kita mulai belajar ‘legowo’ yakni perasaan selalu saja ikhlas dalam keadaan apapun.

 Bersyukur Allah menganugerahi anak-anak yang sehat dan tidak cacat, misalnya. Bila kebetulan diberi amanah  anak-anak yang berkebutuhan khusus, maka pahamilah itulah cara Allah berikan kesabaran yang insyaallah akan berbuah pahala. Dan semisal diberi cobaan bangkrut dari usaha, anggap saja itu sebuah perjalanan kehidupan yang harus dijalani, karena Allah baru mengirim kegagalan sekarang, sedang kesuksesan sudah digenggam selama bertahun-tahun sebelumnya, dan bangkut itu tidak menghabiskan semua. Masih punya anak dan suami yang tegar dan saling menyemangati, masih punya rumah untuk berlindung, dibanding banyak orang yang terkena bencana yang kehilangan segalanya. Bahagia itu bisa dimulai dari sini.

3.Situasi half full yang harus ditekankan

Half full adalah kondisi tetap bersyukur, apapun yang diberi Allah SWT walaupun itu bersifat sisa, hampir sama dengan falsafah  ‘untung’nya orang Jawa. Mengkondisikan demikian ini memang wujud dari syukur seorang hamba dari situasi apapun. Seperti saat Allah memberi musibah suami yang dipecat dari pekerjaan, sang istri tetap merasa untung karena masih diberi suami yang sehat badan dan akalnya yang memungkinkan untuk mencari pekerjaan yang lebih baik lagi.

Hal ini mengajarkan kita tetap berpikir optimis dan fokus dengan yang masih ada, bukan dengan hal yang hilang, dan ini selaras dengan isyarat Al Qur’an dalam mengarungi kehidupan.

4.Belajar Bersyukur

Bersabar saat musibah terjadi memang berat, namun belajar untuk bersyukur adalah hal yang istimewa. Cara yang paling baik saat harus bersyukur ketika ditimpa musibah adalah mengambil hikmah dan berpikir positif dari setiap peristiwa yang dihadapi walau musibah terberat sekalipun. Karena dapat membuat kita kuat menghadapi rintangan kehidupan dan melewatinya lebih mudah.

5.Jauhi berprasangka buruk

Berprasangka buruk adalah satu hal dari kekeliruan berpikir. Hati-hati dengan ini karena bisa membuat depresi, ketakutan dan keinginan membalas dendam dan berbagai gangguan kejiwaan lainnya, dan tentu membuat hati tak nyaman dan sulit merasakan kebahagiaan yang sesungguhnya.

No comments:

Post a Comment