Ini bukan latihan untuk mencari kesenangan diri. Ini adalah tentang klarifikasi dan identifikasi masalah. Masalah ini mungkin dapat mencegah Anda mencapai potensi dan membiarkan jati diri Anda tumbuh dan berkembang.
Luangkan waktu menulis dengan jelas tentang masa lalu dalam kerangka waktu Anda. Kerangka waktu adalah metode yang sangat obyektif untuk menandai peristiwa-peristiwa di masa lalu yang Anda anggap besar. Anda dapat melihat kerangka ini sebagai balok formasi dan sebagai pengalaman jelas tentang masa lalu dalam kerangka waktu Anda. Kerangka waktu adalah metode yang sangat obyektif untuk menandai peristiwa-peristiwa di masa lalu yang Anda anggap besar. Anda dapat melihat kerangka ini sebagai balok formasi dan sebagai pengalaman yang berharga tanpa mengimbuhkan terlalu banyak emosi di dalamnya (seperti yang akan terjadi dalam buku harian). Cukup tulis dengan sederhana, nyata, dan padat pengaruh-pengaruh utama atau pelajaran yang didapat dari setiap kejadian di masa lalu.
Saat menganalisis pengalaman negatif di masa lalu, lihatlah pada pesan pembelajaran positif di dalamnya dan jangan tenggelam dalam kesalahan atau pikiran negatif. Bagaimana pun, Anda mungkin belajar sesuatu dari pengalaman tersebut. Setiap orang memiliki kerikil dalam hidup mereka tetapi berpura-pura kerikil ini lebih buruk atau bahkan tidak ada tidak akan membantu Anda sama sekali. Akui bahwa jika tidak karena pengalaman masa lalu tersebut,
Mungkin sangat mudah bagi tumbuhan untuk mengenal dirinya. Tumbuhan tidak perlu berpikir dan mengalami krisis identitas karena mereka tahu mereka akan menjadi pohon apa dan berbuah apa. Yang mungkin menjadi masalah utama mereka adalah bagaimana cara mereka bertahan hidup setiap harinya. Di tanah apakah mereka apat tumbuh dengan baik? Apakah mereka mendapat cukup cahay dan air setiap harinya? Apa tidak ada hewan pemangsa di sekitar lingkungan mereka? Dan sebagai informasi tambahan, tumbuhan adalah makhluk yang tidak dapat bergerak secara aktif. Sebagian besar tumbuhan tidak bisa berpindah tempat untuk memilih lingkungan yang baik bagi mereka. Jadi, mereka cuma bisa berserah pada Tuhan dan lingkungan sekitarnya. Setidak-tidaknya, mereka mengenal diri mereka sendiri. Bagi kita manusia, khususnya anak muda, pecarian jati diri adalah satu hal penting dalam hidup. Walau hidup kita masih terasa kosong karena belum mengetahui jati diri, yah teruslah mencari. Itulah gunanya kita punya akal, hati, jiwa, dan tubuh untuk aktif dan bergerak. Kita mampu untuk berpikir dan melaksanakan keputusan untuk terus mencari jawaban dari berbagai pertanyaan. Perluas wawasan, gali potensi, dan kembangkan diri kita. Jangan lupa beribadah dan berdoa untuk mempererat hubungan kepada Yang Mahakuasa.


No comments:
Post a Comment